Melanie Oudin, generasi penerus tenis putri Amerika

4 12 2009

Seperti yang kita ketahui, USA adalah salah satu Negara pencetak petenis-petenis handal yang merajai perhelatan tenis baik itu di bagian putera maupun puteri. Tengok saja nama-nama seperti Andre Agassi, Pete Sampras, hingga Andy Roddick dibagian putera, pernah wara-wiri di topten petenis terbaik dunia. Berbagai macam gelar juara dikoleksi oleh petenis-petenis tersebut.

Atau Chirst Evert, Jeniffer Capriati, Lindsay Davenport, hingga Williams sisters (Venus dan Serena) yang pernah menduduki peringkat nomor satu dunia di nomor Puteri. Selain itu, masih banyak nama-nama atlit penghijrah yang akhirnya membawa nama harum negeri Paman Sam tersebut, semisal Monica Seles, atau Martina Navratilova yang juga sukses menjadi petenis terbaik pada masanya.

Lindsay Davenport (sumber: http://www.topnews.in)

Kini setelah era Lindsay Davenport, tongkat estafet petenis terbaik Amerika dipegang  oleh duo Williams. Serena dan Venus. Keduanya sudah berada di usia mendekati kepala tiga. Saya mencermati, jika seorang atlet sudah memasuki kepala tiga, maka prestasinya tidak akan se-bersinar ketika berada di masa keemasannya. Apalagi ketika harus bersaing dengan petenis-petenis belia yang masih memiliki power kuat. Sepertinya jika era duo Williams berakhir, seorang gadis remaja bernama Melanie Oudin-lah yang akan melanjutkan estafet petenis Amerika yang mewarnai perhelatan tenis tournament WTA Tour.

Tercatat di tahun 2009 ini, Melanie Oudin menjadi ‘New American Sweetheart’ (salah satu julukan bagi petenis yang menjadi favorit masyarakat USA) setelah berhasil membuat kejutan di seri grandslams tertua Wimbledon. Oudin berhasil mencapai babak keempat. Sebuah prestasi yang mengejutkan karena Oudin kala itu merangkak dari babak kualifikasi dan berhasil mengalahkan petenis-petenis dunia seperti Jelena Jankovic dan Sybille Bammer (Austria).

Melanie Oudin (sumber: http://www.frenchopen4u.com)

Saya mencermati Oudin ini ketika ia masih berada di peringkat 400an. Kala itu, saya memasukan Oudin di game peringkat tenis yang saya buat. Sebagai pendatang baru, Oudin mencetak sukses di game tersebut, dan meroket ke peringkat 20-an. Itu sekitar dua tahun yang lalu, dan Cuma berada di wilayah virtual saya saja. Kini, saya benar-benar tercengang ternyata Melanie Oudin benar-benar menunjukkan eksistensinya di dunia tenis. Petenis kelahiran Marietta, 23 September 1991 itu, mulai menapaki karir sebagai petenis professional. Saat ini bertengger di peringkat 49. Prestasi terbaiknya adalah ketika berhasil masuk ke babak perempat final turnamen grandslams US open 2009 sebelum dikalahkan oleh petenis muda lainnya asal Denmark, Caroline Wozniacki. Dalam perjalanan menuju quarter final US Open tersebut, Oudin secara mengejutkan berhasil menghempaskan nama-nama besar di kancah tennis wanita professional seperti Elena Dementieva, Maria Sharapova, serta Nadia Petrova. Ketiganya dari Rusia.

Melanie, yang memiliki saudara kembar bernama Katherine ini, dilatih oleh Brian de Villiers. Prestasi yang diraihnya masih berupa ITF series, mengingat usianya yang masih peralihan antara Junior dan Pro. Di ITF, Oudin meraih gelar juara pada seri ITF di Indian Harbour Beach, Florida-USA, seri ITF di Raleigh, NC-USA, serta di tahun 2008  sebagai juara di seri ITF di Lexington, KY-USA. Sedangkan untuk seri pro, wta tour, Oudin berhasil menjadi quarterfinalist US Open di tahun 2009 dan quarter finalist di turnamen Québec City.

Di tahun 2010 nanti, Oudin akan kembali berkiprah. Dan pencinta tennis WTA akan menantikan sepak terjang Oudin di kancah pro. (HS)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: